Barcode Generator membantu Anda membuat barcode yang rapi dan mudah dipindai dalam hitungan detik, langsung di browser. Pilih jenis barcode, tempel data Anda (satu nilai atau daftar, satu per baris), pratinjau hasil pertama secara instan, lalu ekspor barcode Anda sebagai PNG, PNG transparan, atau SVG. Jika Anda menempel beberapa baris, unduhan otomatis berubah menjadi arsip ZIP sehingga Anda bisa membuat barcode massal tanpa langkah tambahan.

Generator Barcode Batch
Tempel satu atau beberapa nilai (satu per baris). Pratinjau menampilkan barcode pertama. Unduh PNG (putih atau transparan), SVG, atau salin gambar. Untuk banyak baris, unduh sebagai arsip .zip.
Tip: CODE128 mendukung sebagian besar karakter dan sangat cocok sebagai pilihan default untuk label dan kode internal.
Pratinjau
Bagikan ini?
WhatsApp X Telegram Facebook LinkedIn Reddit

Fitur

1) Input ramah batch (satu barcode per baris)

Nilai untuk dienkode (satu per baris) adalah tempat Anda menempel data. Setiap baris akan menjadi satu barcode terpisah.

  • Mode tunggal: Jika Anda hanya mengisi satu baris, unduhan menghasilkan satu file PNG atau SVG.
  • Mode batch: Jika Anda mengisi beberapa baris, unduhan otomatis menghasilkan arsip ZIP berisi satu file untuk setiap baris.
  • Pratinjau langsung: Pratinjau menampilkan baris pertama, jadi Anda bisa cepat mengecek pengaturan sambil tetap mengekspor seluruh batch.

2) Pemilih jenis barcode

Jenis barcode mengatur simbologi untuk mengenkode nilai Anda. Pilih format yang sesuai dengan alur kerja label, inventaris, ritel, atau kemasan Anda.

  • CODE128: Pilihan terbaik untuk kebanyakan orang. Mendukung huruf, angka, dan simbol umum. Cocok untuk inventaris internal, logistik, dan label serbaguna.
  • EAN-13: Standar barcode ritel dengan total 13 digit, banyak digunakan pada produk konsumen.
  • UPC (UPC-A / UPC-E): Keluarga barcode ritel yang umum di AS dan Kanada. UPC-A biasanya total 12 digit.
  • EAN-8: Barcode ritel ringkas dengan total 8 digit, sering dipakai pada kemasan kecil.
  • CODE39: Populer untuk label industri dan inventaris, biasanya memakai huruf kapital dan angka.
  • ITF-14: Dipakai untuk kemasan karton dan boks, mengenkode total 14 digit.
  • ITF: Barcode numerik yang digunakan di logistik dan gudang.
  • MSI: Barcode numerik yang dipakai pada beberapa sistem inventaris.
  • CODE93: Barcode ringkas dalam keluarga Code, sering dipakai saat ruang terbatas.
  • Codabar: Dipakai pada beberapa sistem perpustakaan dan medis.
  • Pharmacode: Dipakai pada alur kerja kemasan farmasi.

3) Pembersihan nilai agar barcode valid

Alat ini membantu mencegah barcode tidak valid dengan menyesuaikan input saat diperlukan:

  • Format hanya angka: Untuk EAN/UPC/ITF/MSI/Pharmacode, karakter non-digit akan dihapus agar nilainya sesuai standar.
  • CODE39: Nilai bisa diubah menjadi huruf kapital untuk kompatibilitas dan keterbacaan yang lebih baik.
  • Pesan pembersihan: Jika alat menyesuaikan data Anda, akan muncul catatan yang jelas agar Anda tahu apa yang berubah.

4) Tampilkan teks di bawah barcode

Tampilkan teks di bawah barcode mengatur apakah nilai yang bisa dibaca manusia dicetak di bawah garis barcode.

  • Aktifkan on untuk label pengiriman, picking gudang, dan alur kerja apa pun saat manusia perlu memverifikasi nilainya.
  • Nonaktifkan off untuk tampilan yang lebih bersih atau jika Anda ingin menaruh teks terpisah di layout Anda.

5) Perbaikan checksum otomatis untuk EAN, UPC, dan ITF-14

Perbaiki checksum EAN/UPC/ITF secara otomatis bila memungkinkan membantu Anda membuat barcode yang sesuai standar dengan menambahkan atau mengoreksi digit cek terakhir.

  • EAN-13: Masukkan 12 digit untuk menambahkan digit cek otomatis, atau masukkan 13 digit dan alat bisa mengoreksi digit cek yang tidak valid.
  • EAN-8: Masukkan 7 digit untuk menambahkan digit cek otomatis, atau masukkan 8 digit dan alat bisa mengoreksi digit cek yang tidak valid.
  • ITF-14: Masukkan 13 digit untuk menambahkan digit cek otomatis, atau masukkan 14 digit dan alat bisa mengoreksi digit cek yang tidak valid.
  • UPC (gaya UPC-A): Masukkan 11 digit untuk menambahkan digit cek otomatis, atau masukkan 12 digit dan alat bisa mengoreksi digit cek yang tidak valid.

Ini ideal jika Anda memiliki kode produk atau ID karton yang kurang digit terakhir dan Anda ingin barcode yang dapat dipindai dengan andal.

6) Tinggi batang (px)

Tinggi batang mengubah seberapa tinggi garis barcode.

  • Batang yang lebih tinggi biasanya lebih mudah dipindai, terutama saat label agak melengkung atau pemindai dipegang miring.
  • Batang yang lebih pendek membantu saat ruang terbatas, tetapi barcode yang terlalu pendek bisa lebih sulit dipindai.

7) Ketebalan batang

Ketebalan batang mengatur lebar garis paling tipis.

  • Tingkatkan ketebalan untuk label kecil atau printer beresolusi rendah agar pemindaian lebih berhasil.
  • Kurangi ketebalan untuk memuat nilai yang lebih panjang ke area yang lebih kecil, tetapi hindari terlalu tipis untuk cetak.

8) Zona senyap (margin)

Zona senyap adalah ruang kosong di sekeliling barcode. Pemindai membutuhkan area kosong ini untuk mendeteksi awal dan akhir barcode.

  • Perbesar zona senyap jika hasil pemindaian tidak konsisten.
  • Jauhkan garis tepi, teks, dan grafis dari sisi barcode.

9) Pratinjau langsung dan pesan status yang jelas

Alat ini memperbarui Pratinjau secara otomatis saat Anda mengetik atau mengubah pengaturan. Pesan status mengonfirmasi saat barcode siap, memberi peringatan untuk input tidak valid, dan menampilkan dengan jelas saat mode batch aktif.

10) Skala ekspor (resolusi PNG)

Skala ekspor mengatur resolusi file PNG yang diekspor. Skala yang lebih tinggi menghasilkan PNG yang lebih besar dan lebih tajam, sehingga hasil cetak lebih bersih.

  • 1x: Ekspor draf ringan
  • 2x: Disarankan untuk sebagian besar kebutuhan
  • 3x: Cetak berkualitas tinggi
  • 4x: Resolusi sangat tinggi untuk label besar atau pengubahan ukuran

11) Unduh PNG (tunggal atau ZIP)

Unduh PNG mengekspor barcode dengan latar putih.

  • Satu baris: mengunduh satu file PNG.
  • Beberapa baris: mengunduh arsip ZIP yang berisi satu PNG untuk setiap baris.

12) Unduh PNG Transparan (tunggal atau ZIP)

Unduh PNG Transparan mengekspor barcode dengan latar transparan, cocok untuk ditempatkan di desain berwarna.

  • Satu baris: mengunduh satu PNG transparan.
  • Beberapa baris: mengunduh arsip ZIP yang berisi satu PNG transparan untuk setiap baris.

13) Unduh SVG (tunggal atau ZIP)

Unduh SVG mengekspor barcode vektor yang bersih dan tetap tajam pada ukuran apa pun, ideal untuk desain profesional dan layout cetak.

  • Satu baris: mengunduh satu file SVG.
  • Beberapa baris: mengunduh arsip ZIP yang berisi satu SVG untuk setiap baris.

14) Salin Gambar (khusus tunggal)

Salin Gambar menyalin gambar barcode saat ini ke clipboard untuk ditempel cepat ke dokumen dan alat desain.

  • Fitur salin tersedia saat Anda memiliki satu baris (barcode tunggal).
  • Untuk beberapa baris, gunakan tombol unduh untuk mengekspor ZIP.
Generator Barcode Online Gratis

Saya menggabungkan semua fitur terbaik yang sering saya pakai di generator barcode lain untuk membuat yang satu ini benar-benar lengkap.

Pertanyaan Umum

1) Apa perbedaan CODE128 dan CODE39?

CODE128 mendukung lebih banyak jenis karakter dan menyimpan data lebih efisien, sehingga biasanya menjadi pilihan default yang lebih baik untuk kebanyakan label. CODE39 lebih lama dan umum di alur kerja industri, biasanya memakai huruf kapital dan angka.

2) Apa yang membuat EAN-13 dan UPC disebut barcode “ritel”?

EAN-13 dan UPC adalah pengenal numerik standar yang digunakan pada produk ritel dan dikenali oleh pemindai kasir. Biasanya ada digit cek untuk mendeteksi kesalahan.

3) Bisakah saya membuat barcode untuk SKU, nomor seri, atau kode lokasi rak gudang?

Bisa. Untuk SKU dan ID alfanumerik, pilih CODE128 (atau CODE39 jika sistem Anda mewajibkannya). Untuk ID murni angka pada kemasan atau logistik, ITF atau ITF-14 bisa lebih sesuai.

4) Kenapa barcode saya terbaca salah atau tidak terbaca setelah dicetak?

Penyebab umum: garis terlalu tipis, zona senyap kurang, resolusi printer rendah, kontras kurang, atau gambar barcode diubah ukurannya tidak proporsional. Coba tingkatkan ketebalan batang, zona senyap, dan skala ekspor, serta hindari menarik gambar secara tidak merata.

5) Latar belakang mana yang sebaiknya dipakai: putih atau transparan?

PNG berlatar putih paling aman untuk cetak dan kebanyakan alur kerja label. PNG transparan paling cocok saat Anda menaruh barcode di desain berwarna atau ingin latar dikendalikan oleh editor Anda.

6) Apakah SVG selalu lebih baik daripada PNG?

SVG paling tepat jika Anda butuh ketajaman sempurna pada ukuran apa pun, terutama untuk alat desain dan layout cetak. PNG lebih umum untuk unggahan dan sistem yang tidak menerima SVG. Jika Anda memilih PNG untuk cetak, tingkatkan skala ekspor.

7) Apakah aman membuat ratusan barcode sekaligus?

Aman. Tempel satu nilai per baris lalu ekspor ZIP. Untuk daftar yang sangat besar, sebaiknya ekspor dalam beberapa bagian agar browser tetap cepat, terutama jika Anda memakai skala ekspor tinggi.

Ada fitur lain yang Anda ingin tambahkan ke generator barcode ini? Tulis di kolom komentar di bawah!

CalcuLife.com